Harga jasa kelola Instagram 2026: paket dan isinya
Harga jasa kelola Instagram ada di rentang Rp 450rb sampai Rp 30jt per bulan. Rincian apa yang kamu dapat di tiap harga, dan kapan mending pakai tools.
Harga jasa kelola Instagram di Indonesia ada di rentang Rp 450.000 sampai sekitar Rp 30 juta per bulan. Sebagian besar UMKM berhenti di Rp 1,5 juta sampai Rp 3,5 juta. Selisih sejauh itu bukan soal siapa yang lebih jago, tapi soal berapa banyak orang yang dilibatkan dan berapa konten yang jadi tiap bulan.
Kami bikin Bleam, tools yang bikin dan menjadwalkan konten Instagram, jadi kami jelas punya kepentingan di sini. Tulisan ini tetap nyebut angka jasa apa adanya, termasuk kondisi di mana pakai jasa lebih masuk akal daripada pakai tools.
Ringkasnya:
| Pilihan | Biaya per bulan | Konten per bulan | Yang ngerjain |
|---|---|---|---|
| Paket entry | Rp 450.000 - 1.000.000 | 8 - 12 | Satu orang, sering freelance |
| Paket menengah | Rp 1.500.000 - 3.500.000 | 12 - 20 | Tim kecil, admin plus desainer |
| Paket agency penuh | Rp 5.000.000 ke atas | 20 lebih, plus iklan | Tim lengkap plus orang ads |
| Tools | Rp 50.000 - 699.000 | 15 - 30 | Kamu, dibantu AI |
Kisaran harga yang benar-benar ada di pasar
Angka paling rendah yang kami temukan dipasang terbuka ada di Rp 450.000 per bulan. Di harga segitu kamu biasanya dapat satu orang yang ngurus posting dan bikin konten sederhana dari materi yang kamu kirim.
Rentang yang paling ramai ada di Rp 1,5 juta sampai Rp 3,5 juta. Ini titik di mana paket mulai isinya tim kecil, bukan satu orang. Ada yang bikin konten, ada yang jadwalin dan balas komentar.
Di atas Rp 5 juta, yang kamu beli berubah. Paket di level ini biasanya sudah termasuk pengelolaan iklan, dan sebagian benchmark menyebut angka sampai Rp 30 juta per bulan untuk paket premium dengan tim lengkap. Kalau kamu belum belanja iklan, sebagian besar biaya ini tidak kepakai.
Apa yang sebenarnya kamu bayar
Harga paket hampir selalu ditentukan tiga hal, dan bukan salah satunya adalah selera desain.
Jumlah konten. Ini variabel paling besar. Paket 12 konten dan paket 20 konten dari vendor yang sama sering beda Rp 1 juta.
Siapa yang bikin materinya. Kalau foto dan video kamu yang siapkan, harganya turun jauh. Kalau vendor yang motret, itu bukan lagi jasa kelola, itu produksi, dan biayanya sering lebih besar dari jasa kelolanya sendiri.
Balas DM dan komentar. Ini yang bikin jasa mahal dan sekaligus yang bikin jasa layak dibayar. Ada orang yang standby. Tidak ada tools yang bisa gantiin ini dengan jujur.
Yang jarang ditulis di halaman harga: revisi. Tanyakan berapa kali revisi per konten sebelum tanda tangan. Ini penyebab paling sering hubungan sama vendor jadi tidak enak di bulan kedua.
Jasa, admin sendiri, atau tools
Kalau yang kamu pertimbangkan adalah rekrut admin sendiri, hitungannya beda dan sudah kami tulis terpisah di harga jasa admin sosmed. Tulisan ini soal beli paket jadi.
Buat sebagian besar olshop dan kafe, pertanyaannya sebenarnya sederhana: kamu kekurangan orang, atau kekurangan waktu?
Kalau kekurangan orang, misalnya tidak ada yang bisa balas chat pas jam ramai, jasa masuk akal. Itu pekerjaan manusia.
Kalau kekurangan waktu, misalnya foto produk sudah ada tapi tidak sempat bikin caption dan jadwalin, itu pekerjaan yang bisa dipotong tools. Bleam ada di Rp 50.000 per bulan untuk paket Scheduler, Rp 299.000 untuk Pro, dan Rp 699.000 untuk Max. Bayar tahunan hitungannya bayar 10 bulan untuk 12 bulan.
Di mana Bleam kalah: Bleam cuma Instagram. Tidak ada TikTok, LinkedIn, atau X. Tidak ada inbox DM atau komentar, jadi kalau yang kamu butuhkan adalah orang yang balas chat, ini bukan jawabannya. Harga dan dukungannya juga dibuat untuk pasar Indonesia.
Kapan jasa masih pilihan yang benar
Ada tiga kondisi di mana kami akan bilang ambil jasa, bukan tools.
Pertama, kalau kamu belum punya materi visual sama sekali. Tools apa pun butuh bahan. Kalau belum ada foto produk yang layak, yang kamu butuhkan fotografer dulu.
Kedua, kalau volume DM sudah tidak kekejar. Ini alasan paling sering orang bertahan pakai jasa walaupun sudah punya tools, dan itu keputusan yang benar.
Ketiga, kalau kamu belanja iklan serius. Pengelolaan iklan punya kurva belajar sendiri, dan salah setting budget bisa lebih mahal dari biaya jasanya.
Di luar tiga itu, coba hitung dulu berapa jam per minggu yang benar-benar habis buat bikin dan jadwalin konten. Kalau angkanya di bawah lima jam, jasa Rp 2 juta per bulan kemungkinan besar terlalu mahal untuk masalah yang kamu punya.
Coba Bleam kalau mau lihat versi tools-nya dulu sebelum ambil keputusan.
Sumber
Angka di atas dikumpulkan dari halaman harga vendor Indonesia yang memasang tarifnya terbuka, dicek 5 Agustus 2026:
- Resolusiweb, jasa pengelolaan media sosial
- Sagararuang, benchmark harga social media management
- Lopokopi, benchmark harga social media management
- Core Freelancers, jasa Instagram management
Harga Bleam dari halaman harga kami sendiri, per 5 Agustus 2026.